Blogger Widgets


Kamis, 29 Maret 2012

Bedah isi perut Myrmecodia


Sinar rontgen lazim dipakai dalam dunia kedokteran. Gelombang elektromagnetik yang dipancarkannya antara lain dimanfaatkan mendiagnosis beragam penyakit dan menghancurkan tumor ganas pada pengobatan radoiterapi. Dikalangan industry, sinar yang ditemukan oleh Wilhem Conrad Rontgen pada tahun1896 itu dipakai antara lain untuk mengukur ketebalan benda, mencari kerusakan-kerusakan tersembunyi, hingga mengetahui komposisi lapisan kayu.
                
           Beragam fungsi itu pula mendorong Australia National Botanic Gardens pada tahun agustus 2005 memanfaatkan sinar rontgen untuk mengetahui strucktur dan model interaksi dalam tubuh Myrmecodia becarii. Jenis itu dipilih karena merupakan endemic di utara Australia. Melalui mesin x-ray computed tomography yang dirancang oleh Australian National University Supercomputer Facility, isi perut myrmecodia itu dapat dilihat tanpa perlu membelahnya.
               
          Melalui tembakan sinar x – sebutan lain sinar rontgen yang terkoneksi dengan computer, penampang myrmecodia dalam bentuk 3 dimensi terlihat di layar monitor. Di sana tampak semua lubang dan rongga myrmecodia berwarna biru muda. Warna kuning menandakan daging buah. Kulit luar terlihat bercorak abu-abu. Dalam bentuk trigatra itu ketebalan daging buah hingga kedalaman rongga diukur hingga satuan millimeter. Australia National Botanic Gardens meyakini penelitian itu akan sangat berguna menyibak sifat-sifat morfologi myrmecodia yang hingga kini belum banyak terungkap. (Dian Adijaya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

My Facebook

jangan lupa kasih makan ya !