Stres bisa
berdampak buruk pada kinerja kerja, hubungan social dan keluarga, bahkan juga
menimbulkan penyakit fisik. Mengelolanya secara tepat tentu dapat meminimalkan
dampak-dampak buruknya. Coba saja jalani kiat-kiat berikut ini.
Hadapi
kenyataan
Jangan berdalih bahwa ‘semua baik-baik saja’ kalu
sesungguhnya anda sedang stress. Mengakui stress adalah langkah awal untuk
dapat mengelola stres menjadi energy pendorong yang positif.
Kenali
penyebab stress
Mengenali sebab dan sumber stress
akan memudahkan kita mengambil langkah penanganan yang tepat. Apakah stress ini
disebabkan oleh masalah tugas di kampus ? karena rutinitas harian ? karena
terlalu banyak beban yang diambil ? karena komunikasi dengan pasangan terhambat
hingga hubungan memburuk ? karena terlalu banyak menetapkan target ? setelah
jelas lakukan langkah-langkah perubahan sesuai dengan akar masalahnya.
Dekatkan
hubungan dengan Allah
Salah satu dampak stress adalah
memunculkan perasaan tidak tenang. Maka tingkatkan kualitas dan kuantitas
hubungan dengan Allah untuk meraih ketenangan hati. Memperbanyak dzikir,
memperbanyak shalat sunnah, memperbanyak shaum, dan memperbanyak tilawah adalah
beberapa diantara strategi efektif dalam mengelola stress menjadi bernilai
positif.
Lakukan
relaksasi
Begitu anda merasakan gejala-gejala stress, tarik nafas
dalam-dalam dengan hidung dan hembuskan perlahan-lahan melalui mulut.
Rileksikan otot-otot tubuh yang kaku dengan melakukan gerakan-gerakan ringan
seperti stretching atau putaran sendi. Langkah ringan ini bisa member
kesempatan diri kita meneken emosi yang tengah bergolak menjadi reda dan
santai
Curahkan
perasaan
Jangan pendam perasaan yang tidak
nyaman seseorang diri karena bisa menambah efek buruk stress. Badan sakit,
pikiran melantur, produktifitas pun menurun. Curahkan perasaan tidak nyaman
pada keluarga, sahabat, psikolog atau orang lain yang dapat anda percaya.
Berbagi perasaan pada orang lain, selain melegakan perasaan, juga berpeluang
memperoleh solusi dari masalah
Tuliskan
semua uneg-uneg
Kalau ada hal yang tak mungkin Anda
ungkapkan pada orang lain, semisal alasan kesedihan, kemarahan atau aib, ambil
sehelai kertas dan curahkan perasaan dan pikiran Anda disana. Setelah anda puas
menuangkan segala rasa, simpan kertas dan baca kembali kesesokan harinya. Anda
akan terkejut ketika menyadari bahwa perasaan Anda saat membaca kertas curhat
itu, sudah jauh lebih baik dari saat Anda menuliskannya. Ini disebabkan,
sebagaian besar energy kemarahan, kesedihan atau ketakutan Anda sudah tercurahkan.
Robek atau bakar tulisan itu dan mulailah menjalin hari yang lebih baik.
Bernyayilah
Menyanyi juga bisa membantu melegakan perasaan dan menurunkan
tingkat stress. Utamakan menyanyikan lagu dengan irama syair yang riang. Kalau
situasinya memungkinkan, menyanyilah keras-keras dan hayati lagu/nasyid yang
Anda suarakan sepenuh hati. Energy yang Anda salurkan lewat energy juga mampu meredakan emosi dan menimbulkan
perasaan gembira di hati.
Ganti
suasana
Stres juga dapat ditimbulkan
rutinitas. Maka, untuk mengatasinya, ubahlah rutinitas yang sudah berlangsung
selama ini. Pergilah berjalan-jalan, ambil kegiatan baru atau kebiasaan baru
dan ubahlah situasi rumah atau tempat nongkrong Anda menata ulang perabot,
mengambil jalan lain saat pergi dan pulang kuliah juga bisa menjadi pilihan.
Berpikir
positif
Tak ada orang yang bertanggung jawab atas masalah dan hidup
kita kecuali diri kita sendiri. Apakah stress akan menjadi penghancur kehidupan
ataukah pendorong semangat, semua tergantung pada bagaimana cara Anda melihat
sisi lain dari masalah. Berpikirlah positif dalam setiap kondisi. Ingatlah
bahwa bersama kesulitan Allah janjikan ada kemudahan-kemudahan. Dengan terus
menumbuhkan kebiasaan berpikir positif, mudah-mudahan kita akan menjadi pribadi
menakjubkan sebagaimana yang dinyatakan Rasulullah : Sungguh menakjubkan
orang mukmin itu, manakala mendapat kebaikan mereka bersyukur dan manakala
mendapat musibah mereka bersabar
Lakukan
segera
Jangan tunggu stress tumbuh
berlarut-larut dalam diri Anda. Sebelum ia menjadi sumber penyakit fisik dan
mental, hadapi dan kelola stress sedini mungkin. Yang terbaik, tentu saja
mempersiapkan diri untuk selalu siap menghadapi persoalan dalam hidup dengan
menyadarkan harapan dan kepasrahan hanya kepada Allah SWT.
(Zirlyfera
Jamil)
Anda
sedang Stress kalau
1. Merasa
sangat letih, lesu, tidak bergairah dan ini sudah berlangsung beberapa waktu
lamanya
2. Tiba-tiba
merasa sangat gembira atai sangat sedih atau berubah-ubah antara sedih dan
gembira dalam waktu pendek
3. Muncul
perasaan-perasaan tak enak seperti : tak puas, khawatir, cemas, jenuh/bosan,
tertekan atau rendah diri.
4. Uring-uringan
saat beraktifitas dan mudah marah pada orang lain
5. Tidak
dapat berkonsentrasi pada kuliahnya, dan mulai kesulitan menanggapi situasi
6. Muncul
keluhan-keluhan fisik mendadak seperti: mulas jenunt berdebar keras, tegang di
otot punggung dan tengkuk, merasa ada masalah dengan pencernaan dan
kadang-kadang gatal dibagian tubuh tertentu
7. Merasa
tentgah dijauhi, ditinggalkan atau dikucilkan teman-teman
8. Sering
melontarkan kata-kata sinis atau yang bernada negative pada orang lain
.
9. Cenderung
menarik diri dari lingkungan
10. Makan
atau minum secara berlebihan (Zif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar