Blogger Widgets


Senin, 13 Februari 2012

Kelola Stres Anda



Stres bisa berdampak buruk pada kinerja kerja, hubungan social dan keluarga, bahkan juga menimbulkan penyakit fisik. Mengelolanya secara tepat tentu dapat meminimalkan dampak-dampak buruknya. Coba saja jalani kiat-kiat berikut ini.

Hadapi kenyataan
Jangan berdalih bahwa ‘semua baik-baik saja’ kalu sesungguhnya anda sedang stress. Mengakui stress adalah langkah awal untuk dapat mengelola stres menjadi energy pendorong yang positif.

Kenali penyebab stress
            Mengenali sebab dan sumber stress akan memudahkan kita mengambil langkah penanganan yang tepat. Apakah stress ini disebabkan oleh masalah tugas di kampus ? karena rutinitas harian ? karena terlalu banyak beban yang diambil ? karena komunikasi dengan pasangan terhambat hingga hubungan memburuk ? karena terlalu banyak menetapkan target ? setelah jelas lakukan langkah-langkah perubahan sesuai dengan akar masalahnya.

Dekatkan hubungan dengan Allah
            Salah satu dampak stress adalah memunculkan perasaan tidak tenang. Maka tingkatkan kualitas dan kuantitas hubungan dengan Allah untuk meraih ketenangan hati. Memperbanyak dzikir, memperbanyak shalat sunnah, memperbanyak shaum, dan memperbanyak tilawah adalah beberapa diantara strategi efektif dalam mengelola stress menjadi bernilai positif.

Lakukan relaksasi
Begitu anda merasakan gejala-gejala stress, tarik nafas dalam-dalam dengan hidung dan hembuskan perlahan-lahan melalui mulut. Rileksikan otot-otot tubuh yang kaku dengan melakukan gerakan-gerakan ringan seperti stretching atau putaran sendi. Langkah ringan ini bisa member kesempatan diri kita meneken emosi yang tengah bergolak menjadi reda dan santai 

Curahkan perasaan
            Jangan pendam perasaan yang tidak nyaman seseorang diri karena bisa menambah efek buruk stress. Badan sakit, pikiran melantur, produktifitas pun menurun. Curahkan perasaan tidak nyaman pada keluarga, sahabat, psikolog atau orang lain yang dapat anda percaya. Berbagi perasaan pada orang lain, selain melegakan perasaan, juga berpeluang memperoleh solusi dari masalah

Tuliskan semua uneg-uneg
            Kalau ada hal yang tak mungkin Anda ungkapkan pada orang lain, semisal alasan kesedihan, kemarahan atau aib, ambil sehelai kertas dan curahkan perasaan dan pikiran Anda disana. Setelah anda puas menuangkan segala rasa, simpan kertas dan baca kembali kesesokan harinya. Anda akan terkejut ketika menyadari bahwa perasaan Anda saat membaca kertas curhat itu, sudah jauh lebih baik dari saat Anda menuliskannya. Ini disebabkan, sebagaian besar energy kemarahan, kesedihan atau ketakutan Anda sudah tercurahkan. Robek atau bakar tulisan itu dan mulailah menjalin hari yang lebih baik.

Bernyayilah
Menyanyi juga bisa membantu melegakan perasaan dan menurunkan tingkat stress. Utamakan menyanyikan lagu dengan irama syair yang riang. Kalau situasinya memungkinkan, menyanyilah keras-keras dan hayati lagu/nasyid yang Anda suarakan sepenuh hati. Energy yang Anda salurkan lewat energy  juga mampu meredakan emosi dan menimbulkan perasaan gembira di hati.

Ganti suasana
            Stres juga dapat ditimbulkan rutinitas. Maka, untuk mengatasinya, ubahlah rutinitas yang sudah berlangsung selama ini. Pergilah berjalan-jalan, ambil kegiatan baru atau kebiasaan baru dan ubahlah situasi rumah atau tempat nongkrong Anda menata ulang perabot, mengambil jalan lain saat pergi dan pulang kuliah juga bisa menjadi pilihan.

Berpikir positif
Tak ada orang yang bertanggung jawab atas masalah dan hidup kita kecuali diri kita sendiri. Apakah stress akan menjadi penghancur kehidupan ataukah pendorong semangat, semua tergantung pada bagaimana cara Anda melihat sisi lain dari masalah. Berpikirlah positif dalam setiap kondisi. Ingatlah bahwa bersama kesulitan Allah janjikan ada kemudahan-kemudahan. Dengan terus menumbuhkan kebiasaan berpikir positif, mudah-mudahan kita akan menjadi pribadi menakjubkan sebagaimana yang dinyatakan Rasulullah : Sungguh menakjubkan orang mukmin itu, manakala mendapat kebaikan mereka bersyukur dan manakala mendapat musibah mereka bersabar

Lakukan segera
            Jangan tunggu stress tumbuh berlarut-larut dalam diri Anda. Sebelum ia menjadi sumber penyakit fisik dan mental, hadapi dan kelola stress sedini mungkin. Yang terbaik, tentu saja mempersiapkan diri untuk selalu siap menghadapi persoalan dalam hidup dengan menyadarkan harapan dan kepasrahan hanya kepada Allah SWT.
(Zirlyfera Jamil)

Anda sedang Stress kalau  
      1. Merasa sangat letih, lesu, tidak bergairah dan ini sudah berlangsung beberapa waktu lamanya

      2.  Tiba-tiba merasa sangat gembira atai sangat sedih atau berubah-ubah antara sedih dan gembira dalam waktu pendek

      3. Muncul perasaan-perasaan tak enak seperti : tak puas, khawatir, cemas, jenuh/bosan, tertekan atau    rendah diri.

      4. Uring-uringan saat beraktifitas dan mudah marah pada orang lain

      5. Tidak dapat berkonsentrasi pada kuliahnya, dan mulai kesulitan menanggapi situasi

      6. Muncul keluhan-keluhan fisik mendadak seperti: mulas jenunt berdebar keras, tegang di otot punggung dan tengkuk, merasa ada masalah dengan pencernaan dan kadang-kadang gatal dibagian tubuh tertentu

      7. Merasa tentgah dijauhi, ditinggalkan atau dikucilkan teman-teman

      8. Sering melontarkan kata-kata sinis atau yang bernada negative pada orang lain
.
      9. Cenderung menarik diri dari lingkungan

     10. Makan atau minum secara berlebihan (Zif)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

My Facebook

jangan lupa kasih makan ya !